{"id":2249,"date":"2023-02-14T02:50:04","date_gmt":"2023-02-14T02:50:04","guid":{"rendered":"https:\/\/exotic.bangka.go.id\/web\/?p=2249"},"modified":"2023-02-14T02:50:18","modified_gmt":"2023-02-14T02:50:18","slug":"tari-taber","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/exotic.bangka.go.id\/web\/2023\/02\/tari-taber\/","title":{"rendered":"TARI TABER"},"content":{"rendered":"<p>Taber merupakan salah satu kegiatan upacara adat ritual yang berasal dari suku Lum yaitu suku pedalaman yang ada di Kabupaten Bangka yaitu suatu kegiatan permohonan kepada roh-roh halus. Taber atau Naber biasanya dilakukan dengan tujuan untuk :<\/p>\n<ol>\n<li>Menghindari gangguan makhluk halus.<\/li>\n<li>Menghilangkan Kesialan \/ Tolak Bala\u2019.<\/li>\n<li>Permohonan agar rejeki\/hasil panen berlimpah.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Menurut pemanfaatannya Taber \/ Naber dapat diklasifikasikan menjadi 2 (dua) macam, yaitu :<\/p>\n<ol>\n<li>Taber Laut<\/li>\n<li>Taber Darat<\/li>\n<\/ol>\n<p>Dengan adanya kegiatan Taber\/Naber terciptalah Tarian yang menggambarkan kegiatan dalam upacara adat Taber. Tarian ini dilakukan secara berkelompok. Tarian ini berbau mistis dan menggunakan property berupa kemenyan,dan lain-lain.<\/p>\n<p>Untuk Jumlah Personil serta pakaian yang dikenakan para penari dalam Tari Taber yaitu minimal 15 orang dan kostum yang dikenakan untuk wanita serba hitam\/merah, dan untuk penari laki-laki hanya\u00a0 celana\u00a0 hitam\u00a0 panjang,\u00a0 ikat\u00a0 pinggang\u00a0 hitam, Ikat Kepala,\u00a0 wajah\u00a0 dicoreng-coreng, aksesoris\u00a0 kalung dari\u00a0 buah pinang.Jumlah Personil serta pakaian yang dikenakan para pemusik dalam Tari Taber yaitu minimal 2 (dua) orang. Kostum untuk Pawang, adalah celana\u00a0 hitam\u00a0 panjang,\u00a0 ikat\u00a0 pinggang\u00a0 hitam,\u00a0 wajah\u00a0 dicoreng-coreng, aksesoris kalung dari\u00a0 buah pinang dengan membawa bokor yang berisi arang yang berisikan kemenyan dll sebagai penambah daya magis sebuah tarian. Iringan Musik berupa tabuhan alat musik gendang\u00a0 dan\u00a0 suara\u00a0 mantra.<\/p>\n<p>Yang menarik dari tarian taber adalah atraksi dari sang pawang \/dukun. Sang dukun\/pawang dapat mendemonstrasikan berbagai gerakan-gerakan yang atraktif\u00a0 yang menggambarkan permohonan kepada Sang Pencipta dalam\u00a0 ritual pengusiran terhadap roh-roh jahat yang terkadang diselipi unsur-unsur seperti kesenian debus (Banten).\u00a0 Tarian ini memang jenis tarian yang berbau\u00a0 mistis, karena itulah\u00a0 sekarang ini para pelaku seni di Kabupaten Bangka sudah jarang mempertunjukkan\u00a0 Tari Taber, karena salah satu personil penari bahkan terkadang beberapa orang dari penonton akan kerasukan roh-roh halus disaat menarikan ataupun setelah mempersembahkan tarian ini. Namun sebenarnya hal itu dapat saja diatasi apabila yang mempersembahkan tarian tersebut memahami dan mengerti bagaimana tata cara mempersiapkan tarian ini dengan baik. Dengan demikian seni budaya peninggalan para pendahulu kita tetap terjaga kelestariannya.<\/p>\n<p>Sumber : Gustari<\/p>\n<p>Fotografer : Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Taber merupakan salah satu kegiatan upacara adat ritual yang berasal dari suku Lum yaitu suku pedalaman yang ada di Kabupaten Bangka yaitu suatu kegiatan permohonan kepada roh-roh halus. Taber atau Naber biasanya dilakukan dengan tujuan untuk : Menghindari gangguan makhluk halus. Menghilangkan Kesialan \/ Tolak Bala\u2019. Permohonan agar rejeki\/hasil panen berlimpah. Menurut pemanfaatannya Taber \/ &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2250,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[35,37],"tags":[],"class_list":["post-2249","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kebudayaan","category-kesenian"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/exotic.bangka.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2249","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/exotic.bangka.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/exotic.bangka.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/exotic.bangka.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/exotic.bangka.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2249"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/exotic.bangka.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2249\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2251,"href":"https:\/\/exotic.bangka.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2249\/revisions\/2251"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/exotic.bangka.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2250"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/exotic.bangka.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2249"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/exotic.bangka.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2249"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/exotic.bangka.go.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2249"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}